“Ikah lagi di mana?”
“Ikah ke mana aja?”
Pertanyaan yang seharusnya sederhana, tapi entah kenapa aku belum punya jawabannya.
Aku masih di sini. Di sebuah sudut yang tidak ada di peta kalian. Ruang kecil yang mungkin terasa pengap, tapi entah kenapa menyelamatkan bagiku.
Di luar sana terlalu banyak mata. Terlalu banyak tuntutan untuk menjadi “sesuatu” yang belum mampu aku capai. Aku lelah harus terus berpura-pura tegar di bawah tatapan-tatapan yang bikin aku mengecil. Rasanya aku ingin berhenti. Berhenti berlari. Berhenti mengejar apa pun yang ada di balik gerbang itu.
Aku tidak hilang. Aku hanya sedang tidak ingin ditemukan.
Mungkin aku egois. Mungkin aku sulit dipahami. Tapi mencoba menjelaskan diri sendiri saat hatimu sedang berantakan.. rasanya terlalu melelahkan.
Jadi, biarkan aku di sini sebentar lagi.
Jangan diketuk dulu.

0 komentar:
Post a Comment
Hi, I'm more than pleased to read a comment from you. Feel free to comment! :)